Pengertian Tentang Dasar Support Dan Resistance SNR Trading Forex

Classic Support Resistance (SNR Statis) pada trading forex. Kini tiba waktunya untuk membahas support dan resistance (SNR), Setelah sebelumnya kita sudah membahas Dasar Analisa teknikal analisis dan Perilaku harga beserta struktur market. SNR adalah pilar penting dalam mendalami teknikal analisis price action. Salah satu teknik yang paling banyak digunakan pada Pasar keuangan, Ini adalah metode sederhana dalam menganalisa Chart.

Apapun marketnya, akan selalu digerakkan oleh dua kekuatan utama yaitu buyer(penjual) dan seller (pembeli). Dimana pembeli akan melakukan transaksi pembelian/permintaan dari suatu produk, dan disisi lain, Penjual menyediakan produk yang di butuhkan (Pasokan) untuk memenuhi permintaan pembeli. Ini adalah landasan perekonomian manapun. Kekuatan supply and demand yang menyebabkan fluktuasi harga, terbukti bahwa :

  • Ketika ada terlalu banyak permintaan dari minat suatu produk, logisnya harga naik karena penjual bisa tawar menawar dengan harga lebih tinggi dengan keyakinan bahwa orang lain akan tetap membeli produk mereka.
  • Sebaliknya pada periode yang sedang lesu di pasar manapun, baik yang disebabkan oleh sifat siklus produk atau faktor eksternal lainnya. Selama periode itu permintaan dan minat untuk membeli melambat menyebabkan penjual menurunkan harga mereka.

Mungkin Anda masih ingat konsep supply and demand yang diajarkan di sekolah dimana ketika permintaan (demand) lebih besar di bandingkan penawaran (supply) maka akan harga akan naik. Begitupun sebaliknya, jika penawaran (supply) lebih besar dibandingkan permintaan (demand) maka harga akan turun. Pada praktiknya, harga mata uang di pasar forex selalu bergerak naik dan turun. Hal ini juga di pengaruhi oleh supply and demand atas mata uang tersebut.

Kekuatan supply and demand berlaku di semua aset keuangan, namun variabel yang mempengaruhi Supply and demand dapat berbeda antar kelas aset. Intinya adalah bahwa pembeli menciptakan permintaan ketika barang barang murah, akibatnya terbentuk area support (lantai), sementara penjual menyediakan pasokan yang di perlukan dan selalu hadir ketika barang menjadi mahal. Dengan demikian terbentuk area resistance (Atap) yang menjadi batas atas untuk aksi harga dan cara ini mencegah harga naik lebih tinggi.

Support merupakan suatu area level harga dimana pada level tersebut demand cukup besar menahan harga ( ). Pada level ini, harga cendrung berhenti bergerak turun dan kemungkinan besar akan naik lagi. Demikian juga sebaliknya. 

Mari kita lihat seperti apa itu support dan resistance

 

Sederhana nya, support di sebut sebagai "lantai" dan resistance sebagai "atap". Support dan resistance (SNR) tidak lebih adalah sebuah sebuah level, dimana saat pertama kali di uji/retest, terjadi "rejection" atau di "break out". Ketika level SNR ini di respon oleh pasar, maka disebut sebagai support, ini terjadi akibat lebih banyak tekanan beli dari pada tekanan jual pada titik terbentu dan sebaliknya resistance vice versa. 

Resistance become support / Support become resistance

Begini ceritanya, Meskipun di awal pembahasan suppport dan resistance ini dikatakan bahwa, level-level tersebut mampu "menahan" laju pergerakan harga, namun tidak berarti bahwa level-level tersebut akan abadi selamanya.

Anda masih ingat pembahasan pada Bab ke 2, tentang The Edge. The edge salah satunya saat support/resistance sebelumnya di break out, karena trend follower akan bergerak mengikuti harga karena adanya "gap", ada kesamaan pola pikir/persersi saat break out terjadi.

Suatu support tidak akan lagi mampu menahan pergerakan harga turun, jika ternyata pada saat itu demand sudah tak lagi cukup besar. Kebalikannya, hal yang sama juga akan terjadi pada resistance, dimana supply sudah tak lagi cukup besar untuk menahan pergerakan naik.

Bayangkan Anda berdiri dalam suatu ruangan. Ada lantai dan langit-langit. Langit-langit ruangan, kita analogikan sebagai resistance, sedangkan lantai kita analogikan sebagai support. Di tangan Anda ada sebuah bola golf, Anda melemparkan bola golf itu ke atas hingga menyentuh ke langit-langit. Jika lemparan Anda tidak cukup kuat, maka bola golf itu akan memantul lagi kebawah. Tapi jika lemparan Anda cukup kuat, maka langit-langit tersebut akan jebol. Begitulah kira kira analogi dari support yang menjadi resistance dan sebaliknya.

Jadi ketika resistance "jebol", maka harga akan terus bergerak naik. Resistance yang tadinya berada diatas harga,sekarang posisinya sudah berada dibawah harga. Pada saat itulah resistance menjadi support. Demikian juga dengan support, ketika support "jebol" (break) maka harga akan terus bergerak turun. Support yang tadinya berada dibawah harga, sekarang posisinya sudah berada di atas harga. Pada saat itulah support menjadi resistance.

 






Terjadinya peralihan dari support menjadi resistance atau resistance menjadi support, biasa disebut dengan istilah (Flip atau role reversal) akan selalu ditandai dengan terjadinya Break Out. 


Break out adalah pertanda awal akan berlakunya Flip/role reversal. Jadi kita bersiap untuk mencari peluang masuk untuk entry, jika harga berhasil melakukan retracement/pullback/koreksi, menuju ke level RBS (uptrend), inilah yang dinamakan trade with the trend. Demikian juga sebaliknya jika down trend, vice versa.

SNR statis semakin sering diretest semakin lemah

Ketika harga berhasil melakukan retracement/pullback/ koreksi, setelah sebelumnya terjadi break out, inilah yang di sebut sebagai First Time back (FTB), pertama kembalinya harga kembali ke level RBS, akan menjadi peluang high probability terbaik dibandingkan retest ke dua, atau mungkin retest ketiga dst, karena semakin sering SNR di retest, bukan semakin kuat, justru akan semakin lemah.

Mari kita lihat, apa yang terjadi kemudian dengan di chart di bawah.

 


Kita melihat ketika terjadi First time back, harga berhasil bouce back (mantul), namun di retest berikut Failed (Gagal), Inilah yang maksud bahwa, high probability terjadinya mantul terjadi saat pertama kali harga mengunjungi sebuah level.

Daging semua kan yang ada di blog ini? silahkan lanjutkan baca Kategori Break Out

 

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Tentang Dasar Support Dan Resistance SNR Trading Forex"

Posting Komentar

Komentar yang relevan dengan isi artikel akan di approve :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel