Support dan Resistance SNR Key Levels terbentuk di Forex Market

SNR Key Levels Support dan Resistance, sering kali level ini terbentuk di Forex Market, tidak mengherankan karena level SNR adalah cerminan psikologi trader di Pasar. Fakta bahwa level SNR ini begitu banyak terbentuk, berarti cukup sulit untuk menemukan level yang memiliki kemungkinan tinggi untuk terjadinya bounce back (mantul).

Seperti sudah di jelaskan sebelumnya, bahwa supportbisa menjadi resistance setelah di break out, demikian juga sebaliknya. Nah, bagaimana jika SBR sudah terbentuk, bisakah SBR ini berubah kembali menjadi RBS kembali. Ketika level ini di break out kembali, maka inilah yang disebut sebagai Key levels.

Kunci atau rahasia terbentuknya key levels adalah sebuah level di mana terjadinya rejection dan break out bolak-balik dengan clean break out. Clean break out berarti saat terjadinya break out dan rejection tidak di zig zag oleh harga.


Mari kita ambil contoh, dengan chart diatas, Apakah anda menemukan pola rejection/mantul dan break out bolak balik terjadi?


Pada (Gambar 3.19), kita melihat dengan bahwa secara history, banyak terjadi pantulan/rejection dan break out bolak-balik, terjadinya Flip, diawali terjadinya resistance become support pada break out (shape biru), lalu terjadi rejection, ketika terjadi retracement/koreksi/pullback, saat harga pertama kali kembali setelah break out (FTB), menjadi peluang entry buy pertama dengan target supply terdekat/resistance terdekat. Kemudian terjadi break out pada shape merah kembali, dan terjadi peralihan dari support become resistance, sekali lagi FTB menjadi peluang entry sell kedua dengan target support/demand terdekat. Beberapa kali retest, dan akhirnya break pada shape biru berikutnya.

Dapatkah Anda memperkirakan apa yang terjadi setelah break out berikutnya? Iya bener sekali, kembali lagi terjadi resistance become support, dan peluang entry buy ke dua saat FTB.

Jika anda adalah seorang pemula yang baru belajar price action, mungkin perlu sering berlatih untuk melihat pola nya. Butuh Jam terbang untuk melihat pola-pola ini di Market. Apakah ada cara yang lebih mudah untuk mengenali Key levels ini? Simpel sekali, kuncinya pindahkan bentuk candlestick di chart anda ke line chart.


Bagaimana? Lebih mudahkan? Dengan chart yang sama, kita lebih mudah untuk melihat polanya. Lekukan-lekukan harga (swing high, swing low) yang terbentuk di line chart lebih jelas. Perbedaan mendasar pembentukan harga di candlestick dan line chart adalah, pada line chart, harga di bentuk oleh open dan close candle, bukan pada high dan low nya. Dengan trik sederhana ini, identifikasi awal key levels akan lebih mudah, dan setelah menemukan pola nya, pindahkan kembali chart ke candlestick. 

Lalu apa yang di maksud dengan tidak di zigzag oleh harga.


Dengan chart yang sama di Pair GBPAUD, kita asumsikan, pada Shape merah terjdi zigzag, Pada (Gambar 3.22), awal nya pada panah kiri, harga sempat di respon oleh market, namun pada Shape merah, level SNR di zig zag oleh harga, tidak di respon oleh market. Ketika sebuah level tidak di respon oleh harga, maka Key Levels sudah expired, artinya level tersebut sudah tidak bisa digunakan kembali sebagai acuan entry. Berbeda halnya dengan Signifikan support resistance (SSR), dimana terjadinya zig zag di perbolehkan, selama terjadi decision baru (Decision Point/DP) di level tersebut.
Lanjutkan membaca tentang Signifikan Support Resistance.

Belum ada Komentar untuk "Support dan Resistance SNR Key Levels terbentuk di Forex Market"

Posting Komentar

Komentar yang relevan dengan isi artikel akan di approve :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel